Selasa, 30 November 2010

Website E Commerce

Dosen : Ibu Winarti

E commerce merupakan suatu cara berdagang atau mekanisme jual beli di internet dimana pembeli dan penjual dipertemukan di dunia maya, ini merupakan cara berdagang dan berbelanja online yang memanfaatkan fasilitas internet dengan website yang menyediakan layanan get and diliver seperti contoh web diatas ini yaitu www.fastncheap.com . 

beberapa keuntungan dari e commerce antara lain adalah :
1. revenue stream yang baru yang tidak diperoleh melalui cara konvensional.
2. meningkatkan market exposure.
3. menurunkan biaya operasi.
4. memperpendek waktu prodak cycle.
5. meningkatkan supplier management.
6. memperluas jamkauan.
7. meningkatkan costumer loyality.
8. meningkatkan value chaindengan mengkomplemenkan bussines.

contoh website e commerce :


contoh web e commerce


Bisa kita lihat pada menu halaman awal contoh web ecommerce ini, terdapat macam-macam jenis barang dengan spesifikasi dari masing-masing jenis barang yang disediakan web ini dan tak lupa dengan cantuman harga supaya para costumer dapat lebih mudah mempertimbangkan antara spesifikasi yang dimiliki oleh setiap barang dan harga yang di tawarkan pada harga itu. 

Selanjutnya kita masuk ke menu blog new, isinya tentang link blog dari web ini. Disana erdapat berbagai informasi. Kemudian kita bergaser lagi ke menu new product. Di dalamnya terdapat product-product baru yang ditawarkan di dalam web ini yang didalamnya ada nama product, katagori, brand, harga dan fasilitas delivery. nama product barunya antara lain :
APPLE IPOD TOUCH 32GB, APPLE MB829LL/A MAGIC MOUSE, ASUS NOTEBOOK EEE PC1008P KARIM RASHIB, dll.

Kita masuk ke menu shop by brand, disini adalah dafar produk yang dijual dalam web ini, kita lebih mudah mencari product yang kita inginkan karena tampilannya seperti index, sudah berurut berdasarkan abjad. ada banyak sekali produk yang dijual disini. Selanjutnya kita masuk ke menu produk cicilan 0% yang isinya kode barang, judul, harga, harga cicilan dan lama cicilan berapa kali. Cicilan kita menggunakan kartu kredit mandiri. harga-harga yang ditawarkan relatif murah dibandingkan tempat-tempat lain.

Begitulah kira-kita isi dari web ini, tampilannya minimalis tetapi isinya, top abis. Untuk memesan barang, kita harus mempunyai account. Bisa juga tanpa account dengan menu express order. Di dalam menu itu kita diminta data diri seperti nama, alamat, email, dll, payment, confirmasi yaitu bagian yang harus diisa bila anda sudah setuju dengan harga yang telah disetujui, user agreement. Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi webnya langsung di www.fastncheap.com


Test untuk web ini, bisa dilihat hasilnya diatas.


Jumat, 19 November 2010

Cita-Cita Kuuuu

Dosen : Ibu Winarti


Cita-Citaku Ingin jadi POLISI

Sedari kecil dulu saya mempunyai cita-cita menjadi polisi. Saya ingin seperti  itu karena banyak faktor, diantaranya adalah saya ingin terlihat gagah, berwibawa, keren, mempunyai mental baja, ingin membantu masyarakat menumpas kriminalitas  dan satu tujuan yang sangat ingin saya lakukan yaitu mengabdikan diri sepenuhnya untuk negara ini melalui Lembaga pemerintah tersebut.

Setelah saya lulus SMA, sebelum saya mendaftar ke perguruan tinggi negeri, saya mendapatkan informasi kalau ada pembukaan pendaftaran untuk menjadi Calon Bintara POLRI yang dibuka di polres. Kebetulan saya di Bekasi, jadi saya langsung datang ke Polres Bekasi untuk mencari informasi lebih lanjut tentang syarat-syarat apa saja yang harus disertakan. Sayapun mencatat apa-apa saja yang diperlukan dan kemudian saya langsung bersiap membuat dan melengkapi persyaratan tersebut. Hati saya sangat senang sekali dan sangat berharap saya bisa diterima nantinya.

Kesokan harinya saya menyiapkan kelengkapan seperti membuat surat pengantar rt, rw, kelurahan, kecamatan, membuat SKCK, kartu sidik jari, melegalisir Ijazah, fto kopi KTP,KK,AKTE Kelahiran, DLL. Setelah saya rasa syarat-syaratnya cukup saya langsung bergegas pergi ke polres untuk mendapatkan nomer pendaftaran.

Setibanya di polres, wahh, ternyata banyak sekali yang ingin mendafar sebagai calon siswa Bintara Polri. Saya dan mereka berpakaian kemeja putih dan celana bahan panjang berwarna hitam. Disana saya antri pada barisan untuk mengisi formulir dan pengecekan kelengkapan berkas. Setelah mengisi formulir, saya ke tempat tes, di ukur tinggi badan, berat badan ideal, mata, dll. Alhamdulillah saya dapat melewatinya dengan lancar, berkas saya pun diperiksa, dan saya lolos administrasii. Senangnya hati saya lolos pemberkasan dan saya pun mendapatkan nomer setelah seharian antri beriri di lapangan polres yang panas.

Keesokan harinya saya diberi tau kalau lusa harus datang ke POLDA METRO JAYA dengan beberapa syarat yang harus dilengkapi untuk melaksanakan tes kesehatan yang pertama. Wahh hati saya semakin berdebar saja rasanya. Saya semakin berharap dan terus berdoa supaya Lolos.

Pagi-pagi sekali saya smpai di polda sekitar jam 5 sesuai dengan permintaan Pihak Polres Bekasi. Disana saya bertemu dengan banyak sekai kawan dari berbagaii provinsi dengan maksud yang sama. Mulailah tes demi tes, dari mulai tes kerapian gigi, tes buta warna, tes keakuratan mata, kebersihan hidung, telinga, sampai TES ONDERDIL DALAM TANPA SEHELAI BENANG DI BADAN alias disuruh tel*nja*g (sensor ah) wawww tel*nja*g rame-rame di ruangan ada rasa malu bercampur lucu, saya jadi dapat melihat bentuk anu yang beragam, mulai dari bentuk ituan orang papua, jawa, sumatra, dll. Hahah parrah, tapi memang begitu.

Lanjut, setelah selesai semua tes, kamipun menunggu hasil karena akan diumumkan pada hari itu juga. Malampun tiba, tak sabar rasanya menunggu, akhirnya setelah lelah dengan kegiatan seharian itu, hasil tespun keluar, saya mencari nama saya dari riboan peserta yang mendahtar. Zzzeeeettttt!! Ketemu!!! Senangnyaaa!!! Alhamdulillah saya Lolos tes kesehatan tahap pertama, rasa haru dan senang menyelimuti hati saya. Saya melaporkan hasil yang saya dapat kepada orang tua saya, beliaupun turur gembira. Tak sia-sia perjuangan dari pagi sampai malam. Tetapi saya tidak boleh terlarus dalam kesenangan itu, masih ada tes tahap berikutnya yang harus saya lalui setelah tes ini.

Bersambung.... (nanti lagi yaa)

Pengalaman Pribadi 2

Dosen : Ibu Winarti
TILANG !!!!!

Suatu hari saat saya masih sekolah di bangku SMP kelas 3 di Bekasi Barat, saya dan teman-teman saya (kalo ga salah 3 orang) ingin pergi ke suatu SMA yang terletak di daerah jakarta timur untuk sekeder survei saja, karena pada saat itu saya sudah mau lulus, jadi namanya pengen lanjut ke SMA, kpengen liat SMA idaman gitu dech.. (hehe).

Naah... saya pergi naik Motor kesayangan saya RX-King (boncengan bertiga). NEKAT, siang-siang saya berangkat dari sekolah sekitar jam 1, mana panas, ga pada pake jaket, ga pake helm, ga pake spion, ga bawa duit, ga bawa STNK, ga punya SIM, pokoknya yang serba nggak!! Karena saking kepengennya saya melihat sekolah itu akhirnya saya berangkat dehh.. (swiiinnggg ngaciiiiiiiiiiiiiiiirrrrr).

Tertawa bertiga di atas satu motor, senggal-senggol sana sini tanpa peduli dengan bahaya yang dihadapi. Yang penting bisa ngebut!! Biasaa hasrat anak muda yang kurang pengalaman kalo naik motor pengnnya kenceng, apalagi itu motor RX-King biasa dipake para COPET buat melakukan aksi penjambretan (hehehe bcanda). Kenikamatan terasa diantara kami bertiga.

Sampailah kami di jalan robusta jakarta timur, haduuhh sedikit lagii sampaii, tambah semangat menunggangi motor!! Jeng-jeng!!!!! Tanpa disangka-sangka, saat saya membelokkan motor saya ke kiri ke arah cassablanka, tiba-tiba... prrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttt!!!! Kiri-kiri. Nahlooo ada apakah??? Kondektur mobil kah? Ooo.. ternyata bukan! Tak taunya sekelompok orang berseragam rapi dengan baju dan celana berwarna coklat dengan perlengkapan i kendaraan, peluit, pentungan, pistol dan topi. Jiaahh sadarlah saya kalau itu POLISI yang sedang melakukan razia perlengkapan kendaraan dan surat-surat kendaraan. Razia bukan sekedar razia, ini razia gabungan. Ya Allah banyak banget polisinyaa.

Dag dig dug dwerrr!!! Hahaha, suara jantung yang berdetak sangat keras, maklum baru pertama diberentiin (POLISI). Pas mau kabur, dijegat Pilosi terus kunci motor saya dicabut sama Pak Polisi. Ampuuunnn Paaakkk!! Hmhhh! Akhirnya motor saya dibawa kepinggir jalan. Saya langung inisiatif ke polisi yang menangani saya, saya minta maaf dengan teman saya, saya ajak damai.

SAYA     : Pak.. yaahh maap yaa Pak, saya jangan ditilang yaa.. Pa’ damai pa damaiii..

Polisi       : Kamu ga Liat ini razia gabungan? Ga bisa kamu sogok saya. Damai, damai, emang saya mau ngajakin perang?? Kamu anak kecil-kecil udah berani bawa motor, mana STNK kamu? Ni saya tilang ya!!

Saya       : yahh ga bawa Pa..

Polisi      : Lho, ga bawa gmn? Ni motor curian ya? Kalo begini tadak akan saya tilang, tapi motor ini saya tahan di polsek. Ni motor bodong ya?

Saya       : Lupa bawa pa tadi buru-buru.

Polisi      : Akh, ga ada alesan, kalaupun kamu bawa, kamu kena banyak pasal, helm, spion, boncengan bertiga, ga ada SIM, STNK, kamu berlapis ini. Udah, saya ga mau banyak komentar, motor ini kami bawa ke polsek, nanti kamu pulang ambil STNK, bawa ke polsek, nanti saya kasih surat tilangnya.

Sedihnyaa perasaan saya, takut dimarahi pula sm orang tua saya. Duh, sebenarnya ceritanya masih panjang, tapi berhubung tugas saya yang lain masih banyak, saya singkat penulisannya. Sayapun ulang kerumah dengan jalan kaki dengan teman-teman (jalan kaki lintas provinsi, dari jakarta ke jawa barat) hehe. Setelah sampai, saya langsung mengambil STNK untuk dibawa ke polsek akhirnya sayapun mendapat peringatan dan motor sayapun ditilang.